Minggu, 06 Februari 2011

Sekolah Mater Amabilis


       Sekolah Mater Amabilis Surabaya, terletak di Jl.Teratai no. 2b, daerah Tambak sari. sekolah ini memiliki berbagai jurusan, yaitu : Jasa boga (JB), Busana Butik (BB), Akomodasi Perhotelan (AP), 
Usaha Perjalanan Wisata (UPW).
       Sekolah Mater Amabilis berdiri pada tanggal 7 Februari 1953, diresmikan oleh Uskup Surabaya Mgr. Johanes Klooster, CM. Pemrakarsanya adalah romo HJG Veel, CM. Sekolah ini didirikan dengan tujuan membantu putri remaja yang saat itu membutuhkan tempat menuntut ilmu di sekolah kejuruan, khususnya di bidang kepandaian putri.
       Sekolah Mater Amabilis mengalami beberapa kali perubahan bentuk, yaitu:
  • Tahun 1953 - 1964 Sekolah Guru Kepandaian Putri (SGKP)
  • Tahun 1964 - 1977 Sekolah Kesejahteraan Keluarga Atas (SKKA)
  • Tahun 1977 - 1991 Dengan penyesuaian kurikulum menjadi Sekolah Menengah Kesejahteraan Keluarga (SMKK), rumpun kesejahteraan keluarga dengan tiga program studi, yaitu:
    • Program Studi Tata Makanan
    • Program Studi Tata Busana
    • Program Studi Pengatur Rumah Tangga
    Sejak tahun ini mulai menerima siswa putra.
  • Tahun 1991 - 1994 Rumpun SMKK Katolik Mater Amabilis diubah menjadi rumpun boga dan rumpun busana dengan program studi sebagai berikut:
    • Rumpun Boga:
      • Program Studi Jasa Boga
      • Program Studi Patiseri
    • Rumpun Busana:
      • Program Studi Busana Butik
  • Tahun 1994 - 2004 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), kelompok Pariwisata dengan tiga program studi, yaitu:
    • Program Studi Jasa Boga
    • Program Studi Tata Busana
    • Program Studi Patiseri
  • Tahun 2004 - Sekarang, dengan kurikulum SMK edisi 2004, menjadi Sekolah Menengan Kejuruan (SMK), Kelompok Pariwisata dengan empat program keahlian, yaitu:
    • Restoran
    • Akomodasi Perhotelan
    • Usaha Jasa Pariwisata
    • Tata Busana

Bentuk Dasar

Berupa PERISAI dengan tepi berwarna putih dan berbentuk modifikasi dari segilima. Perisai melambangkanketahanan menghadapi godaan - rintangan, putih adalah kesucian dan segilima menggambarkan Pancasila.
Dengan semangat Pancasila, di dalam kesucian, siap bertahan menghadapi godaan dan rintangan.

Salib

Adalah lambang kemenangan kasih atas kebatilan. Warna kuning berarti bijaksana dan kemuliaan.
Berlandaskan kasih, kita berjuang mengalahkan kebatilan dunia dengan kebijaksanaan, untuk mencapai kemuliaan seperti dijanjikan oleh Kristus.

Bunga Teratai

Adalah bunga yang setia mewartakan keindahan karya penciptaan Allah meski bagaimanapun kotornya lingkungan hidupnya. Ada kuncup, ada yang mekar, saling melengkapi, dan suatu saat yang kuncup akan menjadi mekar. Daun dan tangkai adalah lambang rangkaian kerjasama dalam suatu wadah. Warna merah adalah keberanian dan hijau adalah harapan.
Keluarga Mater Amabilis, saling melengkapi, bersama-sama berani setia dan tegar dalam situasi apapun untuk berjuang mencapai visinya. Penuh pengharapan bahwa di dalam ikatan rangkaian kerjasama seluruh anggota dan bagian yang ada, maka yang kuncup akan mekar. Dengan demikian, karya Allah diwartakan

“MATER AMABILIS”

Mater Amabilis adalah ‘gelar’ yang diberikan kepada Bunda Maria, yang berarti Ibu yang patut dicintai. Dasar biru melambangkan kemurnian, sebagaimana Bunda Maria yang tak Bernoda.
Dengan mencintai dan meneladani Bunda Maria, keluarga SMKK Mater Amabilis akan melahirkan pribadi-pribadi yang patut dicintai karena mampu mencintai

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar